Menu Tutup

Chervona Kalyna: 6 Simbol Tradisional yang Ternyata Berisi Keberuntungan

Chervona Kalyna

Chervona Kalyna – Dulu, nenek buyutku selalu menyenandungkan lagu tentang “Chervona Kalyna” saat menenun kain-kain indah. Sebagai anak kecil, aku nggak terlalu paham. Cuma ingat melodi syahdunya dan bagaimana matanya berbinar setiap kali menyebut nama itu. “Chervona Kalyna,” katanya, “itu bukan cuma lagu, Nak. Itu semangat, harapan, keberuntungan.” Dulu aku cuek aja, tapi sekarang, setelah bertahun-tahun, aku mulai mengerti apa yang dia maksud.

Chervona Kalyna, atau viburnum merah, lebih dari sekadar buah beri yang cantik. Bagi masyarakat Ukraina, ini adalah simbol yang sarat makna, tertanam dalam budaya dan sejarah mereka. Aku jadi penasaran, simbol apa saja sih yang tersembunyi di baliknya? Apa benar bisa membawa keberuntungan? Akhirnya aku mulai menggali informasi, bertanya pada tetua kampung, membaca buku-buku kuno, bahkan sampai belajar bahasa Ukraina lagi demi memahami lirik lagu-lagu rakyat.

Yang pertama, warna merahnya. Merah itu melambangkan darah, kehidupan, dan keberanian. Bayangkan deh, di tengah musim dingin yang membekukan, si “Chervona Kalyna” tetap bertahan dengan buahnya yang merah menyala. Itu seperti pengingat bahwa harapan selalu ada, bahkan di saat-saat tergelap sekalipun. Nenek dulu sering bilang, kalau lagi down banget, coba deh lihat sesuatu yang berwarna merah. Itu bisa membangkitkan semangat lagi. Ada benarnya juga sih. Dulu, waktu aku lagi frustrasi banget ngerjain skripsi, nggak sengaja lihat bunga mawar merah di taman. Entah kenapa, langsung dapat ide buat lanjutin bab yang macet itu.

Lalu, bentuk buahnya yang bergerombol. Ini melambangkan persatuan dan keluarga. Buah “Chervona Kalyna” selalu tumbuh bersama, saling melindungi satu sama lain. Itu mengingatkanku pada keluarga besarku yang selalu ada untukku, suka maupun duka. Dulu pernah, waktu aku bangkrut gara-gara salah investasi (ya ampun, malu banget ngakuinnya), keluargaku yang pertama kali datang membantu. Mereka nggak menghakimi, malah memberikan dukungan moral dan finansial. Berkat mereka, aku bisa bangkit lagi dan belajar dari kesalahan. Sekarang sih, aku lebih hati-hati kalau soal investasi. Modal awal Rp 10 juta aja mikirnya seribu kali. Tapi ya itu, berkat keluarga, aku bisa survive.

Ketiga, akarnya yang kuat. “Chervona Kalyna” memiliki akar yang dalam dan kuat, mencerminkan ketahanan dan hubungan dengan tanah air. Nenek selalu menekankan pentingnya menghormati akar budaya dan tradisi. Jangan pernah melupakan dari mana kita berasal, katanya. Aku ingat waktu pertama kali merantau ke kota besar. Sempat kepincut sama gaya hidup modern yang serba instan. Tapi lama-lama kok merasa hampa ya? Akhirnya aku memutuskan untuk kembali ke kampung halaman dan belajar lebih dalam tentang budaya leluhur. Ternyata, di situlah aku menemukan jati diriku.

Keempat, kayunya yang keras. Kayu “Chervona Kalyna” terkenal kuat dan tahan lama. Ini melambangkan kekuatan karakter dan kemampuan untuk mengatasi rintangan. Hidup itu memang penuh cobaan, tapi kalau kita punya tekad yang kuat, pasti bisa melewatinya. Dulu aku pernah gagal total dalam sebuah proyek. Rasanya kayak dunia mau runtuh. Tapi aku nggak mau menyerah. Aku bangkit lagi, belajar dari kesalahan, dan mencoba lagi. Akhirnya, di percobaan ketiga, aku berhasil! Rasanya puas banget. Seperti RTP (Return to Player) di game online deh, awalnya rendah banget, tapi kalau terus berusaha, pasti ada hasilnya. Meskipun ini bukan game slot online ya, tapi analoginya mirip.

Kelima, daunnya yang unik. Daun “Chervona Kalyna” memiliki bentuk yang khas, melambangkan individualitas dan keunikan. Setiap orang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jangan pernah mencoba untuk menjadi orang lain, tapi fokuslah untuk mengembangkan potensi diri. Aku dulu sering insecure karena merasa nggak secantik teman-temanku. Tapi kemudian aku sadar, kecantikan itu relatif. Yang penting adalah inner beauty dan kemampuan untuk menginspirasi orang lain. Sekarang sih, aku lebih percaya diri dengan apa adanya diriku.

Keenam, yang ini agak mistis nih, yaitu kepercayaan bahwa “Chervona Kalyna” bisa mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan. Dulu, orang-orang sering menanam “Chervona Kalyna” di depan rumah mereka sebagai penangkal bala. Mereka juga percaya bahwa buahnya bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Aku sendiri sih nggak terlalu percaya sama hal-hal mistis. Tapi aku percaya bahwa “Chervona Kalyna” memiliki kekuatan simbolis yang bisa memberikan sugesti positif bagi kita. Seperti jimat keberuntungan lah. Walaupun aku nggak pernah pakai jimat sih.

Jadi, “Chervona Kalyna” bukan cuma sekadar tanaman. Ini adalah simbol yang kaya makna, mencerminkan nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Ukraina. Dari keberanian sampai persatuan, dari ketahanan sampai keunikan, semuanya terangkum dalam buah beri merah yang kecil ini. Setelah memahami semua ini, aku jadi lebih menghargai “Chervona Kalyna”. Aku jadi lebih mengerti kenapa nenek buyutku begitu mencintai tanaman ini.

Dulu aku sering bertanya-tanya, kenapa sih nenek selalu menyuruhku minum teh “Chervona Kalyna” saat aku sakit? Sekarang aku tahu, bukan cuma karena khasiatnya yang bisa meredakan demam, tapi juga karena simbol harapan dan kekuatan yang terkandung di dalamnya. Kadang aku masih suka salah sebut “Chervona Kalyna” jadi “Chervona Kalina”. Maklum, lidah Indonesia. Tapi yang penting niatnya kan?

Sekarang, setiap kali aku melihat “Chervona Kalyna”, aku selalu teringat pada nenek buyutku dan semua nilai-nilai yang dia ajarkan. Aku jadi lebih bersemangat untuk menjalani hidup, menghadapi tantangan, dan menghargai budaya leluhur. “Chervona Kalyna” bukan cuma lagu, bukan cuma tanaman, tapi juga pengingat akan siapa aku dan dari mana aku berasal. Kira-kira, simbol apa ya yang punya makna mendalam buat kamu? Share dong!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *